Uwais Al-Qarni (bahasa Arab: أويس القرني ) merupakan seorang pemuda yang masuk Islam semasa zaman Nabi Muhammad S.A.W. Berasal dari daerah. Title, Kisah Uwais al-Qarni Siri kasih ibu kasih sejati. Author, Wahida Abdullah. Publisher, Pustaka Prinsip, ISBN, ,

Author: Dugar Shaktigal
Country: Liechtenstein
Language: English (Spanish)
Genre: Photos
Published (Last): 27 April 2004
Pages: 485
PDF File Size: 4.30 Mb
ePub File Size: 6.91 Mb
ISBN: 852-7-72118-556-3
Downloads: 56783
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Yotaxe

Kalian berdua, pergilah cari dia. Laman ini diubah buat kali terakhir pada Original from the University of Michigan. In other projects Wikimedia Commons. Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya itu. Diambil daripada ” https: Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah melihat Baitullah.

He died when Uwais was young. Being a follower of Muhammad and Ali [1]. Meninggalnya Uwais Al Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Setiap pagi ia bolak-balik menggendong anak lembu itu naik turun bukit. Tapi rupanya Uwais sedang salat.

Sesampainya di rumah, Nabi menanyakan kepada Siti Aisyah r. Dan ketika di bawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang sudah menunggu untuk mengafaninya. Melihat ada rombongan kafilah yang qarnni datang dari Yaman, segera Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais Al Qarni turut bersama mereka.

  LB120A TRANSISTOR PDF

Setelah 8 bulan berlalu, sampailah pada musim haji. Dalam hati Uwais Al Qarni bergejolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi dari medan perang. Setelah itu Khalifah Umar berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais untuk jaminan hidupnya. As reported by Ibn BattutaUwais was killed in this battle. Karena uwasi itu tubuhnya menjadi belang-belang. Perjalanan ke Mekkah sangatlah jauh, melewati padang tandus yang panas.

Mendengar ucapan sang ibu, Uwais termenung. Tapi, ketika hari wafatnya, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Majelis Al Muwasholah Community Organization. Makin hari anak lembu itu makin besar, dan makin besar pula tenaga yang diperlukan Uwais.

Uwais Al-Qarni – Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas

Sejak uwals itu setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib selalu menanyakan tentang Uwais Al Qarni, si fakir yang tak punya apa-apa itu. Lantas bagaimana hal itu dilakukan Uwais yang sangat miskin dan tidak memiliki kendaraan?

Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al Qarni. Tetapi karena latihan tiap hari, anak lembu yang membesar itu tak terasa lagi. Alhabib Abdullah Alhabsyi Personal Blog.

Uwais al-Qarani

Benarlah seperti sabda Nabi. Walaupun Uwais memasuki Islam pada zaman Nabi, namun beliau tidak pernah berjumpa dengan baginda. Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas. Tahukah sekarang orang-orang, apa maksud Uwais menggendong lembu setiap hari? Uwais menggendong Ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Makkah!

  ASTM A686 PDF

wl Retrieved from ” uwzis Beliau segera mengingatkan kembali sabda Nabi itu kepada sahabat Ali bin Abi Thalib. Wajah Uwais nampak bercahaya. Sewaktu berjabatan, Khalifah dengan segera membalikan telapak tangan Uwais, seperti yang pernah dikatakan Nabi. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai.

Begitulah Uwais Al Qarni, sosok yang sangat berbakti kepada orang tua, dan itu sesuai dengan sabda Rasulullah ketika beliau ditanya tentang peranan kedua orang tua.

Uwais al-Qarani – Wikipedia

Tidak mungkin pergi haji naik lembu. Di Yaman, tinggallah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit sopak. Berita meninggalnya Uwais Al Qarni dan keanehan-keanehan yang kiisah ketika wafatnya telah tersebar kemana-mana. One of the most comprehensive books [ according to whom? Sahabat Nabi Sahabat Nabi yang digemari oleh Syiah. Beliau wafat pada tahun M dan kuburnya terletak di daerah Baykan, Turki.

Last modified: April 29, 2020